Peran management adalah mencapai hasil melalui dan bersama orang lain.
Peran khusus dari manajer yang efektif :
Pemimpin.
Seorang pemimpin harus mampu melihat melampauikeperluan kerja sehari-hari pada saat ini, dan menentukan kemana organisasinya berjalan.
Direktur.
Seorang direktur harus mampu menggambarkan suatu masalah dan mengambil inisiatif dalam menentukan solusi.
Kontributor.
Seorang contributor haruslah berorientasi pada tugas dan focus pada pekerjaan, memastikan bahwa produktivitas pribadinya muncul bersamaan dengan memotivasi orang lain agar percaya bahwa produktivitas organisasinya berada pada potensinya yang baik.
Instruktur.
Seorang instruktur diikut sertakan dalam pengembangan manusia dengan cara menciptakan orientasi yang bersifat member perhatian dan empati, yaitu memberikan bantuan, sensitive, mudah ditemui, terbuka, dan adil.
Fasilitator.
Seorang fasilitator membantu perkembangan usaha bersama sebuah organisasi, membangun keterpaduan dan kerja kelompok, dan mengelola konflik interpersonal.
Pengamat.
Pengamat memberikan perhatian pada apa yang sedang terjadi di dalam unit, menentukan apakah orang mencapai tujuannya, dan mengawasi apakah unit itu mencapai sasarannya.
Inovator.
Seorang innovator memfasilitasi penyesuaian dan perubahan, memberikan perhatian pada lingkungan yang berubah, mengenali tren yang memberikan dampak bagi organisasi, dan kemudian menentukan perubahan yang diperlukan untuk keberhasilan organisasi.
Organisator.
Seorang organisator mengambil tanggung jawab untuk pekerjaan perencanaan, mengelola tugas dan struktur, dan kemudian menindaklanjuti untuk memastikan bahwa apa yang telah disepakati telah dilengkapi dengan adanya teknologi, koordinasi staf, penanganan krisis dan lainnya.
Komunikasi efektif seorang manajer kepada stafnya :
Informasi yang di komunikasikan adalah prosedur pelaksanaan proyek, informasi tentang proyek, jadwal rapat, konferensi, tujuan dan sasaran kelompok kerja, kinerja karyawan.
Proses komunikasi adalah pengiriman pesan, pesan yang disampaikan dengan berbagai bahasa yang mudah dipahami para staf dan mudah pelaksanaannya secara terstruktur, pesan terkirim dan tersampaikan, pesan harus diterima dengan baik kepada para staf, para staf menerima dan memahaminya.
Komponen komunikasi adalah verbal, kata-kata yang kita gunakan; vocal, cara penyampaian; visual, bahasa tubuh.
Metode komunikasi adalah bertatap muka secara langsung, berbicara didepan publik; suara, telepon, voicemail, dan pesan yang direkam; tertulis, memo, surat resmi, instruksi tertulis, email.
Fase pembelajaran manajer tehadap para stafnya :
Mengelola fase staf yang tidak menyadari ketidak mampuannya, manajer membantu membangun ketrampilan baru pada saat mereka mencapai tujuan.
Mengelola fase staf yang menyadariketidak mampuannya, manajer perlu mendorong orang itu untuk meneruskan usahanya dalam pembelajaran.
Manajer merupakan motivator melalui pelatihan dan pendelegasian, pendelegasikan penting untuk memprioritaskan atau pengutamaan sasaran yang hendak dituju untuk mencapai tujuan maksimal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar