Marketing Mix.
Produk, harga, promosi, dan tempat adalah serangkaian konsep dasar yang tidak boleh dipisahkan, apabila salah satunya tidak dijalankan, tidak mungkin terjadi keberhasian bisnis.
Produk.
Produk adalah apa yang dijual dan yang akan dipromosikan, maka produk tersebut harus mempunyai nama yang sesuai dan menarik.
Harga.
Harga adalah nilai jual produk yang diberikan kepada konsumen yang akan membeli dengan alat tukar berupa uang.
Penetapan harga atas biaya produksi.
Penetapan harga atas biaya produksi adalah harga jual yang dikenakan pada produk tergantung seberapa besar dalam memproduksi atau mendapatkan produk tersebut.
Penetapan harga mark up.
Penetapan harga mark up adalah kita langsung memberi harga pada produk tanpa menghitung ongkos produksi tetapi dihitung menurut berapa persen keuntungan yang ingin kita dapatkan.
Penetapan harga mengikuti pasar.
Penetapan harga mengikuti pasar adalah penetapan harga produk disesuaikan dengan harga pasar atau kesepakatan pedagang di pasaran.
Penetapan harga di atas pasar.
Penetapan harga di atas pasar adalah penetapan harga strategi, yaitu harga mencerminkan kualitas, semakin mahal suatu produk maka semakin berkualitas tinggi, tapi perlu juga diimbangi produk yang benar-benar berkualitas agar konsumen tidak kecewa, hingga tidak berpengaruh menurunkan tingkat pemasaran.
Penetapan harga skimming.
Penetapan harga skimming adalah harga yang pertama kali keluar yang diberikan untuk sebuah produk, biasanya lebih mahal dan seterusnya akan menurun disesuaikan harga yang ada dipasaran.
Penetapan harga imbal hasil.
Penetapan harga imbal hasil adalah penetapan harga dengan memperhitungkan kapan modal produksi akan kembali.
Promotion.
Promosi adalah pengenalan produk, bias dilakukan melalui spanduk, balon, reklame di jalan-jalan, internet, iklan tertulis dimedia massa, kunjungan langsung kekonsumen di toko atau di rumah-rumah dan galeri-galeri, pameran, sponsor di sutu acara, dan lain-lain.
Place.
Place adalah tempat atau target kita menjual produk dan target kita mendistribusikan produk.
Segmentasi, targeting, positioning.
Segmentasi adalah target umum atau perusahaan kita, misalnya kita menjual motor dengan merek apa. Targeting lebih spesik lagi dari segmentasi, misalnya motor dengan merek yang sudah ditentukan dengan jenis motor apa yang kita fokuskan, sehingga kita melihat peluang pasar motor apa yang lebih diminati konsumen. Positioning adalah usaha kita agar konsumen memahami, memilih dan berfikir sesuai dengan produk yang telah kita segmentasi dan telah kita targeting.
Market dan potensial market.
Market adalah mereka yang membutuhkan produk yang kita tawarkan, sedangkan potensial market adalah mereka yang membutuhkan produk yang kita tawarkan sekaligus memiliki kondisi keuangan yang memadai untuk membeli produk yang kita jual.
Posisi perusahaan.
Posisi perusahaan merupakan langkah-langkah kita untuk bersaing dipasaran agar produk kita walaupun masih baru tapi bisa langsung diterima oleh konsumen.
Market leader.
Market leader adalah perusahaan yang produknya paling banyak dikonsumsi konsumen, atau perusahaan yang paling banyak ditiru, ditakuti, atau bahkan dihindari perusahaan lainnya.
Market challenger.
Market challenger adalah perusahaan yang produknya menempati urutan kedua dalam diminati konsumen, atau market challenger merupakan saingan terbesar dari market leader dalam dibeli oleh konsumen dipasar.
Market follower.
Market follower adalah perusahaan yang tidak memperdulikan peringkat yang paling banyak dikonsumsi, asalkan produk mereka dapat di terima di pasar dan menghasilkan keuntungan.
Market nicher.
Market nicher adalah perusahaan yang bergerak diluar perusahaan, yang terabaikan tapi dibutuhkan oleh konsumen, misalnya perusahaan bengkel, yang bergerak memperbaiki motor-motor bekas, dan lain-lainnya.
Benchmarking.
Benchmarking adalah tolak ukur, perhitungan penjualan dalam waktu ditentukan misalnya setiap bulannya, dan dibandingkan dengan perusahaan lainnya, misalnya penjualan motor merek tertentu lebih tinggi penjualannya dari motor merek yang kita jual. Maka kita bisa meniru strategi penjualan perusahaan yang lebih tinggi hasil jualnya, tentunya meniru marketing dalam hal-hal positif.
Outsourcing.
Outsourcing adalah kerjasama dalam perusahaan lain yang mendukung perusahaan kita, misalnya dalam distribusi produk yang kita hasilkan kita percayakan distribusinya kepada perusahaan yang lebih pengalaman agar kita tidak terlalu berat menjalankannya.
Co-branding.
Co-branding adalah kerjasama antar merek, tujuannya sama-sama mendobrak penjualan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar