Jumat, 23 Oktober 2009

ANAKKU

“Ya…sudah tumbuh”

Apa yang kutanam sudah berbunga

Rimbun bunganya…

Sabar kunanti…

Pasti berbuah manis

Ibu…panggilanku sekarang

Dia mulai belajar berkebun…

Sepertiku…

Nanti akan berbunga juga

“Ya…pasti tumbuh”

Apa yang ditanam pasti tumbuh

Kalau bunganya harum…jangan dipetik…agar gugur sendiri

Angin akan bertiup…tak akan dapat merusaknya

Bunganya akan gugur tertiup angin…

Gugur tertiup angin

Tapi…

Pasti berbuah manis

ANAKKU DAN DUNIA

Dia mulai belajar bola…

Ditendang…dilempar…berlarian menggiringnya

Dibuat permainan

Dia mulai belajar kubus…

Dibuatnya garis…dibuatnya bangun…bersusun-susun

Dimasukkannya dalam kotak mainan

Dia mulai belajar warna…

Malamnya berlatar belakang hitam

Siangnya berlatar belakang putih

Gunung…laut…dan langitnya biru

Bulan…bintang…dan matahari kekuningan

Dia mulai belajar rasa…

“Aku suka coklat”, pilihan permennya

“Aku suka stoberi”, pilihan buahnya

“Aku suka susu vanilla”, pilihan minumannya

Ibu…anakku memanggilku

Dia sangat mengenalku…

Bukan seperti bola…bukan juga seperti kubus

Penuh warna-warni kebahagiaan…dan perasaan yang sangat mendalam

Dalam relung-relung hatinya